Sabtu, 17 Agustus 2013

JAMAN EDAN

Tahun 2013adalah tahun ganjil dengan angka belakang 13. Angka ini biasanya dihindari oleh orang karena dianggap angka sial , tapi bagiku itu tidak ku percaya.

Memasuki tahun 2013 aku merasa tetap optimis seperti biasanya, tetapi mulai bulan januari ada sesuatu yang terasa agak aneh. Bencana silih berganti menerpa negara Indonesia, dibarengi dengan tingkah polah manusia yang cenderung semakin kearah tidak karu-karuan. Hari demi hari disetiap lini kehidupan semakin tidak sesuai dengan norma kehidupan dan agama.

Kejadian yang terjadi membuatku semakin geleng-geleng kepala, bagaimana tidak anak berani kepada orang tua, orang tua lupa dengan anaknya, saudara curiga dengan saudara, tetangga curiga dengan tetangga, teman curiga dengan teman dan masih banyak lagi kejadian yang menurutku agak berubah dari norma kehidupan yang biasanya terjadi

Suatu saat aku ingat ramalan anak indigo di tv , menurut mereka Indonesia akan terbagi menjadi 2 golongan yaitu golongan merah dan putih. Ini membuatku berpikir keras apa maksudnya. Hari demi hari aku berpikir, tetapi belum juga ku temukan jawabannya.
 
Suatu saat ada kejadian kesurupan massal dimana-mana, termasuk dilingkungan aku bekerja. Tiap hari aku mendengar jerita dan teriakan yang frekuensinya tinggi. Hal ini berlangsung cukup lama, kurang lebih 2 sampai 3 minggu. Begitu banyak orang yang berusaha untuk menolong dengan cara yang berbeda dan alhamdulillah bisa diatasi dengan baik.

Setelah kejadian itu memang tidak ada lagi yang kesurupan, tetapi aku merasakan pusing tiap masuk ke tempat kerjaku. Rasa pusingnya seperti orang yang mengalami sakit vertigo. Dari hari kehari kejadian itu berulang terus sampai sekarang. Bagiku ini kejadian yang aneh karena jika aku keluar dari tempatku kerja aku merasa sehat.

Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, itu menurutku. Aku diskusikan masalah ini dengan suamiku dan juga seorang yang kami anggap mengerti tentang agama dan ilmu metafisika. Kesimpulannya bahwa ada seseorang yang menggunakan ilmu hitam untuk tujuan tertentu.

Suatu hari kejadian ditempat kerjaku terulang di lingkungan rumahku. Aku merasakan pusing tiap masuk rumah. Mengingat kejadian itu pernah aku alami , maka kesimpulanku ada orang yang menggunakan ilmu hitam disekitar rumahku.

Pengalaman itu tidak hanya berhanti sampai disitu, semakin hari banyak kejadian yang membuat aku kaget. Bagaimana tidak , aku selalu merasa pusing ditempat umum. Rasanya sama seperti vertigo, anehnya jika aku
bergeser dari tempat aku berdiri atau dudukku aku merasakan enak kembali. Akhirnya aku mencoba belajar mencari sumber masalah itu dan berhasil.

Suatu saat ada seseorang yang aku kenal menyentuhku  dari belakang dan itu diulangi sampai 3 kali menyentuh tanganku. Aku merasa pusing lagi seperti  biasanya, tetapi setelah orang itu pergi pusingku belum juga sembuh. Akhirnya aku konsultasi keseorang kiai dan diajari doa untuk menangkalnya.

Kalau aku pikir-pikir betul juga yang dikatakan anak indigo, bahwa Indonesia di bagi menjadi 2 golongan yaitu golongan putih ( orang yang selalu ingat kepada Allah SWT ) dan golongan merah ( orang yang menggunakan ilmunya untuk tujuan yang tidak baik ) . Gol merah ini sekarang sudah banyak dan menyebar di segala strata, dari orang biasa, pegawai mungkin juga kalangan atas. Bisa jadi antara gol  merah dan gol putih prosentasenya sama besar.

Setelah aku baca kembali ramalan Prabu Jayabaya, yang aku alami ini adalah ciri-ciri jaman edan.
Pesanku buat pembaca yang baik ,mulai sekarang kita semua harus lebih hati-hati karena di jaman edan ini  yang selamat adalah orang yang ingat dan waspada. Ingat pada Gusti Allah SWT, menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya serta waspada akan bujuk rayu setan maupun manusia yang sudah seperti setan kelakuannya. Semoga kita selalu mendapat rahmat, hidayah dan perlindungan dari Allah SWT................amin.........amin.........amin.

Minggu, 17 Juni 2012

GALAU

Galau adalah kosa kata yang baru-baru ini sering digunakan oleh kawula muda. Keadaan yang tidak menentu disetiap lini kehidupan ini selalu menyebabkan orang menjadi galau. Penyakit hati ini bisa menyebabkan orang menjadi stress dari tingkat ringan sampai tingkat berat.Pertanyaanya " Apakah rakyat indonesia banyak yang mengalami kegalauan ? " . Bila rakyat indonesia banyak yang mengalami keadaan ini,  maka sudah bisa dipastikan keadaan negara dalam kondisi gawat. Orang yang mengalami kegalauan biasanya nalarnya sudah mengalami gangguan yang pada akhirnya akan berbuat tanpa perhitungan alias nekat.

Akhir-akhir ini karena galau, orang yang biasanya baik menjadi perampok, perusak, pemabok, pencuri dan bisa-bisa menjadi pembunuh. Mungkin banyak orang yang tidak menyadari bahwa keadaan galau ini kalau tidak dicarikan jalan keluar bisa merugikan sekitarnya.

Mulai dari demonstrasi yang anarkis, perkelahian antar geng motor sampai perang antar kampung , ini merupakan gejala yang patut kita waspadai.
 
Prabu jayabaya pernah meninggalkan pesan gaib yang bunyinya :
lalakone jaman wuri kang badhe jumeneng natha amengku bawana jawi kusuma trahing narendra kang sinung panggalih suci Ing mangke karseng hyang agung taksih sinengkar marmaning akeh ingkang katambuhan,mung paar kang ulah batin ,sinung wruh dening pangeran ,iku saged mastani Dene wontene dahuru sasampune hardi merapi ,gung kobar saking dahara sigar tengahira kadi lepen mili toya lahar ,ngidul ngetan njog pasisir Myang amblese glacapgunung sarta ing madura nagari meh ghatuk lan Surabaya,sabibaripun tumuli,wiwit dahuru lonlona saya lami saya ndadi Temah peperangan agung ,rurusuh mratah sabumi mungsuhe datan karuwan .polahe jalma keha sami,kadi gabah ingeteran ,montang manting rebut urip Papati atumpuk undung ,desa desa morat marit ,kutha kutha karusakan ,kraton kalih manggih kinkin ,ing sala kaleban toya ngayugyakarta sumingkir Ratunya marca sing kratun ,ngilang kalingan cecedhis,sanget kasansayanira ,wus kersaning hyang widi,gaibing kang lelampahan kinarya buwana balik SINOM Sesotyaning tanah jawa ,oncat embananeki,owahing kang tata cara,golongan patang prakawis ,aluluh dadi siji angrasuk kasudranipun ,nagara tanpa tata,mung mruruh kasil Pribadi ,tingalira tumuju salak rukma Kusuma taruna tama ,mbek suci ngupala wening.linuwaran dening alloh ,wus mantun Denya piningit ,kinen anyapih sami.kang samya gung perang pupuh lan nyirnaken durmala,mamalaning nungsa jawi.gya tumindak nglakoni pakoning allah Ngrabaseng prang mung priyangga,prasasat tang ngadu jalmi prajurite mung sirolah Tutunggale langgeng eling ,parandene kang sanara kabarubuh ,durhaka tutumpesan tan lami pan sirep sami,ginantyaning ing jaman kreta raharja Pan wus ilang malaningrat ,sinaling tulusing becik .lire murah sandhang tedha ,durwiala ,dursila enting enak atine sami ,wong jawa sadayanipun ,sawusnya tentrem samya Nenggih satriyah suci pan jinujung wong ngakatha nadeg nata Ambawani tanah jawa jujulukira narpati kanjeng sultan herucakra ,ugi kanjeng ratu adil Kawentar asmaneki ,tekeng tanah sabrang kemput,tuhu mustikaning jana ,nyata kakasihing widhi,mila tansa pinuji wong sajagad Dhuh sanggyaning sanakingwang ,mangga sami den titeni,dora tanapi temenya Ujare wirayat gaib ,mugi saged netesi ,yeku pitulungan agung ,nging kedah sawi srana,sranane tobat miring widhi tobatira mung suci manah raharja Mirayat gaib kang weca yekyi nora cira pasti,rawuh sri herucakra ,lamun para pramugari kang ngasta pusaraning ,tanah jawi sami emut ,marang para kawula ,nanging yen katungkul sami salah wengweng rerebatan mas salaka Yeng mangkono pasti gila?herucakra ratu adil ,nora teka malah lunga,nabda nyupatani Duh allah nugi mugi ,maringi enget pukulan mring pra manggeleng praja ,suci jujur eja kapti ,yen mangkono ratua adil enggal prapta
Setelah membaca pesan diatas maka seyogyanya kita selalu ingat dan berdoa semoga negara ini selalu mendapat perlindungan dari ALLAH SWT, amin . . .



 
 

Rabu, 21 Maret 2012

TOM CAT

          Tom cat adalah sebangsa semut yang bisa mengeluarkan cairan dari dalam tubuhnya dan menyebabkan kulit yang terkena menjadi gatal dan melepuh seperti penyakit herpes.Cairan ini baru dikeluarkan oleh tom cat bila merasa  terancam. Kabar mewabahnya tom cat yang paling menggemparkan saat ini dimulai dari kota Surabaya. Masyarakat merasa resah karena semut ini sudah menyerang daerah permukiman penduduk dari rumah elit sampai rumah biasa. Korban yang terkena tom cat , di Surabaya kurang lebih sebanyak 149 orang.
           Melihat fenomena ini , kita seharusnya introspeksi apa arti dari wabah ini. Mungkin ini adalah kejadian biasa atau bisa juga ini adalah teguran atas kesalahan manusia yang sering melanggar segala tatanan yang ditentukan pleh Gusti Allah dan tatanan yang dibuat manusia sendiri.
          Jika memikirkan masalah ini,  jadi teringat ramalan Jayabaya :


159.selet-selete yen mbesuk ngancik tutuping tahun
sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu
bakal ana dewa ngejawantah
apengawak manungsa
apasurya padha bethara Kresna
awatak Baladewa
agegaman trisula wedha
jinejer wolak-waliking zaman
wong nyilih mbalekake,
wong utang mbayar
utang nyawa bayar nyawa
utang wirang nyaur wirang

selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun
(sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu)
akan ada dewa tampil
berbadan manusia
berparas seperti Batara Kresna
berwatak seperti Baladewa
bersenjata trisula wedha
tanda datangnya perubahan zaman
orang pinjam mengembalikan,
orang berhutang membayar
hutang nyawa bayar nyawa
hutang malu dibayar malu

160.sadurunge ana tetenger lintang kemukus lawa
ngalu-ngalu tumanja ana kidul wetan bener
lawase pitung bengi,
parak esuk bener ilange
bethara surya njumedhul
bebarengan sing wis mungkur prihatine manungsa kelantur-lantur
iku tandane putra Bethara Indra wus katon
tumeka ing arcapada ambebantu wong Jawa

sebelumnya ada pertanda bintang pari
panjang sekali tepat di arah Selatan menuju Timur
lamanya tujuh malam
hilangnya menjelang pagi sekali
bersama munculnya Batara Surya
bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut
itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak
datang di bumi untuk membantu orang Jawa

161.dunungane ana sikil redi Lawu sisih wetan
wetane bengawan banyu
andhedukuh pindha Raden Gatotkaca
arupa pagupon dara tundha tiga
kaya manungsa angleledha

asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur
sebelah timurnya bengawan
berumah seperti Raden Gatotkaca
berupa rumah merpati susun tiga
seperti manusia yang menggoda

162.akeh wong dicakot lemut mati
akeh wong dicakot semut sirna
akeh swara aneh tanpa rupa
bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis
tan kasat mata, tan arupa
sing madhegani putrane Bethara Indra
agegaman trisula wedha
momongane padha dadi nayaka perang
perange tanpa bala
sakti mandraguna tanpa aji-aji

banyak orang digigit nyamuk mati,
banyak orang digigit semut, mati
banyak suara aneh tanpa rupa
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
tak kelihatan, tak berbentuk
yang memimpin adalah putra Batara Indra,
bersenjatakan trisula wedha
para asuhannya menjadi perwira perang
jika berperang tanpa pasukan
sakti mandraguna tanpa azimat

              Dari ramalan diatas disebutkan bahwa sebelum satrio piningit keluar salah satu tandanya adalah akeh wong dicokot lemut mati, akeh wong dicokot semut sirno. Apakah wabah tom cat ini yang dimaksudkan oleh Prabu Jayabaya ?. Bila betul maka tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali eling lan waspada.

Jumat, 16 Maret 2012

KONDISI 2012

  


Sejak tahun 2011 Indonesia mengalami banyak bencana, mulai dari gunung meletus, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung dan gempa.
          Sekarang tahun 2012 adalah tahun naga, dimana banyak yang memprediksi tahun keruntuhan. Runtuhnya keadaan ekonomi, runtuhnya akhlak, runtuhnya kesabaran, runtuhnya etika politik dan kemungkinan runtuhnya pemerintahan.
          Belum kering rasa kekuatiran rakyat tentang bencana yang dialami mulai tahun 2011, kini rakyat dihadapkan pada suasana yang tidak menentu dimasyarakat. Kerusuhan terjadi dimana-mana , mulai dari masalah sengketa tanah sampai sengketa politik. Mau dibawa kemana negara ini semua pada bingung, apalagi ditambah masalah kenaikan BBM subsidi yang mungkin diberlakukan mulai 1 april 2012.
         Nasib......., nasib........., inilah nasib wong cilik yang bisanya" nrimo ing pandum ". Menerima apa saja yang berlaku karena tidak punya kuasa . Wong cilik ngono mung bisane mikir sesuk mangan apa. Tidak sama dengan para pemimpin yang diberi amanah untuk bisa ngayomi kawulanya. Pemimpin menurut Ki Hajar Dewantoro  seharusnya bisa "Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso , tut wuri handayani ". Kenyataannya para pemimpin kita hanya bisa tut wuri handayani, jarang pemimpin yang bisa memberi tauladan sehingga bawahannya merasa punya figur yang akan menjadi panutan.

         Benar kata joyoboyo dalam ramalannya :

142.
pancen wolak-waliking jaman
amenangi jaman edan
ora edan ora kumanan
sing waras padha nggagas
wong tani padha ditaleni
wong dora padha ura-ura
beja-bejane sing lali,
isih beja kang eling lan waspadha

sungguh zaman gonjang-ganjing
menyaksikan zaman gila
tidak ikut gila tidak dapat bagian
yang sehat pada olah pikir
para petani dibelenggu
para pembohong bersuka ria
beruntunglah bagi yang lupa,
masih beruntung yang ingat dan waspada
143.
ratu ora netepi janji
musna kuwasa lan prabawane
akeh omah ndhuwur kuda
wong padha mangan wong
kayu gligan lan wesi hiya padha doyan
dirasa enak kaya roti bolu
yen wengi padha ora bisa turu

raja tidak menepati janji
kehilangan kekuasaan dan kewibawaannya
banyak rumah di atas kuda
orang makan sesamanya
kayu gelondongan dan besi juga dimakan
katanya enak serasa kue bolu
malam hari semua tak bisa tidur
144.
sing edan padha bisa dandan
sing ambangkang padha bisa
nggalang omah gedong magrong-magrong

yang gila dapat berdandan
yang membangkang semua dapat
membangun rumah, gedung-gedung megah
145.
wong dagang barang sangsaya laris, bandhane ludes
akeh wong mati kaliren gisining panganan
akeh wong nyekel bendha ning uriping sengsara
orang berdagang barang makin laris tapi hartanya makin habis
banyak orang mati kelaparan di samping makanan
banyak orang berharta namun hidupnya sengsara
146.
wong waras lan adil uripe ngenes lan kepencil
sing ora abisa maling digethingi
sing pinter duraka dadi kanca
wong bener sangsaya thenger-thenger
wong salah sangsaya bungah
akeh bandha musna tan karuan larine
akeh pangkat lan drajat padha minggat tan karuan sebabe

orang waras dan adil hidupnya memprihatinkan dan terkucil
yang tidak dapat mencuri dibenci
yang pintar curang jadi teman
orang jujur semakin tak berkutik
orang salah makin pongah
banyak harta musnah tak jelas larinya
banyak pangkat dan kedudukan lepas tanpa sebab
147.
bumi sangsaya suwe sangsaya mengkeret
sakilan bumi dipajeki
wong wadon nganggo panganggo lanang
iku pertandhane yen bakal nemoni
wolak-walike zaman

bumi semakin lama semakin sempit
sejengkal tanah kena pajak
wanita memakai pakaian laki-laki
itu pertanda bakal terjadinya
zaman gonjang-ganjing
148.
akeh wong janji ora ditepati
akeh wong nglanggar sumpahe dhewe
manungsa padha seneng ngalap,
tan anindakake hukuming Allah
barang jahat diangkat-angkat
barang suci dibenci

banyak orang berjanji diingkari
banyak orang melanggar sumpahnya sendiri
manusia senang menipu
tidak melaksanakan hukum Allah
barang jahat dipuja-puja
barang suci dibenci
149.
akeh wong ngutamakake royal
lali kamanungsane, lali kebecikane
lali sanak lali kadang
akeh bapa lali anak
akeh anak mundhung biyung
sedulur padha cidra
keluarga padha curiga
kanca dadi mungsuh
manungsa lali asale

banyak orang hamburkan uang
lupa kemanusiaan, lupa kebaikan
lupa sanak saudara
banyak ayah lupa anaknya
banyak anak mengusir ibunya
antar saudara saling berbohong
antar keluarga saling mencurigai
kawan menjadi musuh
manusia lupa akan asal-usulnya
150.
ukuman ratu ora adil
akeh pangkat jahat jahil
kelakuan padha ganjil
sing apik padha kepencil
akarya apik manungsa isin
luwih utama ngapusi

hukuman raja tidak adil
banyak yang berpangkat, jahat dan jahil
tingkah lakunya semua ganjil
yang baik terkucil
berbuat baik manusia malah malu
lebih mengutamakan menipu
151.
wanita nglamar pria
isih bayi padha mbayi
sing pria padha ngasorake drajate dhewe

wanita melamar pria
masih muda sudah beranak
kaum pria merendahkan derajatnya sendiri


157.
wong golek pangan pindha gabah den interi
sing kebat kliwat, sing kasep kepleset
sing gedhe rame, gawe sing cilik keceklik
sing anggak ketenggak, sing wedi padha mati
nanging sing ngawur padha makmur
sing ngati-ati padha sambat kepati-pati

tingkah laku orang mencari makan seperti gabah ditampi
yang cepat mendapatkan, yang lambat terpeleset
yang besar beramai-ramai membuat yang kecil terjepit
yang angkuh menengadah, yang takut malah mati
namun yang ngawur malah makmur
yang berhati-hati mengeluh setengah mati

             Dari ramalan diatas, kita dapat menyimpulkan itulah keadaan Indonesia saat ini. Sedih campur bingung itu yang sedang dipikirkan oleh kawula yang masih ingat akan kebenaran dan keadilan. Sedih karena terjadinya ketamakan, ketidak adilan dan keangkaramurkaan manusia. Bingung karena tidak tahu siapa yang bisa menjadi pemimpin panutan rakyat Keadaan ini diperparah dengan datangnya bencana yang tidak kunjung berhenti.
            Peringatan ataukah azabkah ini. . .?
Manusia seperti lupa akan kodratnya. Orang tua lupa kepada anaknya, anak lupa kepada bapak ibunya, murid berani kepada gurunya, pemimpin lupa kepada rakyatnya dan masih banyak lagi kejadian yang membuat hati ini semakin miris.
            Sampai kapankah keadaan ini terjadi ?
Mudah-mudahan kita semua yang masih ingat selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT,   . . amien.....